oleh

Kontroversi Penyebab Nyaris Ambruknya Jembatan Air Nipis Seginim

Bengkulu Selatan, tintapers.com- Nyaris ambruknya Jembatan Air Nipis Desa Suka Negeri yang menghubungkan dua kecamatan di Bengkulu selatan, baru baru ini, menjadi kontroversi dikalangan masyarakat yang ada di daerah itu.

Seperti yang disampaikan Indarmen syukur pada chanel Youtube TVRI, mengatakan, bahwa terjadinya ambruk abutmen jembatan air nipis dan kerusakan sejumlah jaringan irigasi yang ada didaerah itu bukanlah murni bencana alam. Melainkan kesalahan manusia, dia meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi atas peristiwa ini.tegasnya.

Sementara, “Hadi Buana,ST.MT”, selaku Pejabat Pembauat Komitmen pada proyek Rehabilitasi Bendung D.I Air Nipis Seginim, Kebupaten Bengkulu Selatan dalam keterangan Persnya dilansir berbagai media mengatakan, peristiwa ambruknya abutmen dan bangunan lainnya akibat Bencana Alam. Paparnya.

Ditempat terpisah, Rusmiadi selaku tokoh masyarakat Seginim, juga mengatakan hal yang hampir serupa, bahwa ambruknya abutmen jembatan dan sejumlah bangunan irigasi tersebut ada dugaan akibat dari pengerjaan Rehabilitasi Bendung D.I Air Nipis Seginim. “ ini dugaan kami sebagai warga masyarakat”, ujarnya

Ditambahkannya,  sebagai warga masyarakat yang tidak paham secara teknis, kami melihat PT. Bumi Arenas Raflesia ini bekerja memasang “Kisdam yang tingginya mencapai 4 meter membela sungai air nipis, sehingga mengakibatkan penyempitan Daerah Aliran Sungai ( DAS) ”, paparnya.

Apalagi jika kita lihat di papan merek proyek, waktu pelaksanaan PT. Bumi Arenas Raflesia tinggal menghitung hari, ada dugaan pihak kontraktor terbesar di Bengkulu ini diduga tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sampai berahir masa kontrak. Papar Rusmiadi.

Sampai berita ini di turunkan tintapers.com belum mendapatkan konfirmasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek tersebut, maupun dari Pihak Kontraktor Pelaksana, padahal tintapers,com mau memuat hak jawabnya. (Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed