oleh

Proyek Rehabilitasi TK, SD dan SMP Bengkulu Selatan Diduga Mark-Up

Bengkulu Selatan, tintapers,com- proyek rehabilitasi TK SD dan SMP pada dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan tahun anggaran 2021 diduga menyimpang dan syarat mark up.

Ketua lembaga swadaya masyarakat TOPAN-RI Kabupaten Bengkulu Selatan Oni Lutfi mengatakan dari hasil investigasi yang dilakukan LSM topan RI pada proyek rehabilitasi SD SMP dan TK di Kabupaten Bengkulu Selatan yang anggarannya lebih kurang 45 miliar diduga telah terjadi penyimpangan, karena setiap pekerjaan ataupun item yang dikerjakan terjadi overlapping seperti papan proyek kegiatan, biaya asuransi ketenagakerjaan, sewa barak dan administrasi pelaporan.
” Kami menemukan di dalam RAB di setiap kegiatan terjadi Tupang tindih, seperti di rehabilitasi SMP N 2 BS, biaya papan merek 5 buah, ASTEK 5 kali bayar, sewa barak kerja ada 5 barak, biaya pelaporan sampai 5 kali.” ujar Oni, Minggu (9/5/2021).

Lebih lanjut dikatakannya hal ini terjadi akibat diduga perencanaan yang tidak matang ataupun pekerjaan yang dipaksakan, jangan-jangan dengan adanya kesalahan ini akan terjadi CCO besar-besaran.
“Hasil investigasi ini akan kita koordinasikan dulu dengan pihak terkait,” pungkasnya.

Sementara sampai berita ini diterbitkan KPA ataupun PPK kegiatan di dikbud Bengkulu Selatan sedang dalam upaya dikonfirmasi. (beb)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed